Memilih payment gateway biasanya dimulai dari satu pertanyaan, berapa biaya per transaksi? Masalahnya, sebagian artikel perbandingan yang masih muncul di pencarian mencantumkan tarif Xendit yang sudah tidak berlaku, misalnya virtual account Rp4.000 sampai Rp4.500. Sejak 1 Oktober 2026, Xendit menambahkan Xendit Processing Fee ke setiap transaksi, dan itu mengubah hitungan, terutama untuk bisnis yang transaksinya masih sedikit.
Artikel ini membandingkan Xendit dan DOKU memakai halaman harga resmi masing-masing, dicek pada 6 Oktober 2026. Angka bisa berubah, jadi cek ulang sebelum memutuskan.
Kami Pakai DOKU, Ini yang Perlu Kamu Tahu Dulu
JadiWeb sendiri memakai DOKU sebagai payment gateway untuk klien kami. Klien yang sama sempat kami daftarkan ke Xendit lebih dulu, tetapi prosesnya berhenti di verifikasi bisnis sebelum akun aktif, jadi kami belum pernah menjalankan transaksi nyata di Xendit.
Karena itu, perbandingan biaya di artikel ini sepenuhnya dari halaman harga resmi, bukan dari pengalaman kami memakai kedua layanan. Pengalaman pendaftaran kami ceritakan terpisah, dan tidak kami pakai sebagai dasar menilai biaya.
Cara Membaca Angkanya
Semua angka adalah tarif standar yang dipublikasikan. Volume besar atau kontrak khusus bisa menghasilkan tarif berbeda, dan keduanya membuka jalur kontak sales untuk itu.
Soal pajak, kedua penyedia menaruh angkanya di luar PPN, kecuali QRIS di Xendit yang tertulis sudah termasuk PPN. Supaya adil, kami menyamakan dasarnya sebelum PPN. Tarif QRIS Xendit 0,7% kami bagi 1,11 (PPN efektif 11 persen, seperti penjelasan di artikel biaya company profile), hasilnya sekitar 0,63%. Angka itu sama dengan yang pernah tercantum di kalkulator harga Xendit, tetapi tetap perhitungan kami, bukan angka resmi terbaru.
Biaya Xendit per Transaksi
Xendit menagih dua lapis: biaya metode pembayaran, ditambah Xendit Processing Fee Rp4.000 per transaksi yang berlaku sejak 1 Oktober 2026. Tarif standarnya:

- Virtual account (BCA, BNI, BRI, Mandiri, dan bank lain yang tercantum): Rp9.000 + Rp4.000 = Rp13.000
- QRIS: 0,7% (sudah termasuk PPN) + Rp4.000
- Kartu: 2,9% + Rp2.000 + Rp4.000
- E-wallet: DANA 3,0%, JeniusPay 2,0%, ditambah Rp4.000
- Alfamart dan Indomaret: Rp9.000 + Rp4.000
Untuk transaksi Rp500.000, sebelum PPN:
- Virtual account: Rp13.000 (2,6%)
- QRIS: sekitar Rp3.150 + Rp4.000 = sekitar Rp7.150 (1,4%)
- Kartu: Rp14.500 + Rp2.000 + Rp4.000 = Rp20.500 (4,1%)
- E-wallet DANA: Rp15.000 + Rp4.000 = Rp19.000 (3,8%)
Biaya DOKU per Transaksi
DOKU menagih satu lapis, yaitu biaya metode pembayarannya saja. Tarif standarnya, di luar PPN:
- Virtual account: Rp4.000, khusus BCA Rp4.500
- QRIS: 0,7%. DOKU juga mencantumkan 0% untuk transaksi Rp0 sampai Rp100.000, dengan catatan biaya DOKU bisa tetap berlaku
- Kartu: 2,8% + Rp2.000
- E-wallet: DOKU e-Wallet dan DANA 1,5%, OVO 2% sampai 3,18%, ShopeePay 2% sampai 4%, LinkAja 2% sampai 3,5% atau Rp2.500
- Minimarket: Rp5.000 (Alfamart, Alfamidi, DanDan, Lawson), Rp6.500 untuk Indomaret
Untuk transaksi Rp500.000, sebelum PPN:
- Virtual account: Rp4.000 (0,8%), BCA Rp4.500
- QRIS: Rp3.500 (0,7%)
- Kartu: Rp14.000 + Rp2.000 = Rp16.000 (3,2%)
- E-wallet DANA: Rp7.500 (1,5%)
Selisihnya untuk Transaksi Rp500.000
Dari dua hitungan di atas, selisih biaya Xendit terhadap DOKU per transaksi: virtual account Rp9.000, QRIS sekitar Rp3.650, kartu Rp4.500, dan e-wallet DANA Rp11.500.

Untuk virtual account, kartu, dan e-wallet DANA, Xendit lebih mahal di semua nominal transaksi, karena persentase dan biaya tetapnya sama-sama lebih tinggi. Untuk QRIS, bagian persentase Xendit memang sedikit lebih rendah, tetapi biaya tetap Rp4.000 baru terkejar di sekitar Rp5,8 juta per transaksi.
Biaya yang Jarang Dibahas
Selisih per transaksi bukan satu-satunya perbedaan. Dari kebijakan harga resmi Xendit yang diperbarui September 2026:
- Biaya minimum bulanan setara Rp900.000 (USD 50), berlaku mulai 1 Oktober 2026 untuk akun dengan tagihan bulanan di bawah angka itu, atau akun dorman tanpa transaksi 180 hari. Sebagai gambaran, Rp900.000 setara dengan sekitar 70 transaksi VA sebulan pada tarif Rp13.000. Kebijakannya tidak menjelaskan apakah tagihan kecil "ditambah sampai batas minimum", jadi tanyakan ke Xendit sebelum menghitung.
- Transaksi gagal tetap kena processing fee. Aturannya berlaku untuk semua percobaan transaksi, termasuk yang gagal.
- Refund tidak mengembalikan biaya awal. Biaya metode dan processing fee transaksi awal tetap ditahan, dan refund kena processing fee tambahan.
- Biaya pemeliharaan Rp4,5 juta per bulan untuk integrasi yang masih memakai API lama Xendit. Kalau websitemu dibuat beberapa tahun lalu, tanyakan ke pembuatnya integrasi mana yang dipakai.
- Chargeback kartu Rp450.000 per sengketa, terlepas dari hasil sengketanya.
DOKU di halaman harganya menyebut tanpa biaya setup, tanpa biaya bulanan, dan biaya hanya untuk transaksi yang berhasil. Halaman yang sama juga memuat blok paket dengan harga tahunan yang isinya tidak dijelaskan, dan kami tidak memasukkannya ke hitungan. Kebijakan refund dan chargeback DOKU tidak kami temukan di sumber resmi, jadi tidak kami bandingkan. Tanyakan keduanya ke sales sebelum mendaftar.
Pengalaman Kami
Klien kami awalnya didaftarkan ke Xendit. Prosesnya berhenti di verifikasi bisnis karena NPWP klien masih format lama 15 digit, sementara Xendit meminta format 16 digit, dan akun Coretax klien tidak bisa direset karena email konfirmasinya tidak masuk. Cerita lengkapnya ada di artikel kami sebelumnya.
Kami lalu memilih DOKU dengan alasan praktis. Tim sales DOKU membantu menyelesaikan pendaftaran selagi dokumen disiapkan, sehingga akun klien bisa aktif paralel dengan urusan NPWP 16 digit. Bisnis klien tidak perlu berhenti menunggu Coretax.
Ada batas yang perlu kamu tahu. Ini kondisi yang kami alami dengan bantuan sales, belum tentu berlaku untuk semua pendaftar. Kami juga tidak membandingkan bantuan sales kedua penyedia, jadi artikel ini tidak menyimpulkan apakah Xendit bisa melakukan hal serupa. Yang kami tahu hanya di jalur pendaftaran mandiri, NPWP 16 digit diminta sebelum verifikasi bisnis berjalan.
Yang Tidak Bisa Kami Nilai
Artikel ini tidak mengklaim apa pun soal durasi aktivasi akun, stabilitas sistem, kualitas API, kecepatan pencairan dana, atau layanan pelanggan kedua penyedia. Kami tidak punya data resmi yang bisa diverifikasi untuk itu. Kalau hal-hal ini penting untuk bisnismu, tanyakan langsung ke masing-masing penyedia dan minta jawaban tertulis.
Jadi, Mana untuk Bisnis Baru?
Dari sisi biaya standar yang dipublikasikan, DOKU lebih murah di semua metode yang kami bandingkan, dan tidak punya biaya minimum bulanan. Untuk bisnis baru yang transaksinya masih sedikit, selisih itu paling terasa. Alasan kami memilih DOKU untuk klien tadi adalah pendaftaran yang bisa berjalan paralel dengan urusan NPWP, seperti diceritakan di atas.
Keputusan tetap sebaiknya dihitung dari bisnismu sendiri: metode bayar apa yang paling sering dipakai pelangganmu, berapa transaksi per bulan, dan berapa rata-rata nilai transaksinya. Minta penyedia mengirim tarif tertulis, dan tanyakan apakah ada biaya minimum, biaya transaksi gagal, serta aturan refund.
Sumber Data dan Cara Kami Mengumpulkannya
Semua tarif dicek pada 6 Oktober 2026 dari halaman resmi penyedia, dan bisa berubah. Konversi QRIS Xendit ke dasar sebelum PPN adalah perhitungan kami dengan asumsi PPN efektif 11 persen. Pengalaman pendaftaran berasal dari satu klien dan tidak dipakai sebagai dasar perbandingan biaya.